Langsung ke konten utama

AKUNTANSI SUMBER DANA BANK (TABUNGAN)


        Sumber dana bank terbagi atas 3 yaitu dana pihak I (Bank itu sendiri), dana pihak II (Bank Lainnya) dan dana pihak III (Bersumber dari masyarakat).    Sumber dana pihak III merupakan sumber dana terpenting bagi kegiatan operasi bank dan merupakan ukuran keberhasilan bank jika mampu membiayai operasinya dari sumber dana lain. Adapun sumber dana dari masyarakat dapat dihimpun dalam bentuk: Tabungan, deposito, giro, dan jasa bank lainnya. 

        Menurut UU Perbankan No. 10 Tahun 1998 Tabungan adalah simpanan yang pada penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang telah disepakati, namun tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu. Tabungan (saving deposit) merupakan jenis simpanan yang sangat populer di lapisan masyarakat Indonesia mulai dari masyarakat kota sampai pedesaan. Dalam perkembangan zaman, masyarakat saat ini justru membutuhkan bank sebagai tempat menyimpan uangnya. Hal ini disebabkan karena keamanan uangnya yang dibutuhkan oleh masyarakat. Simpanan Tabungan ialah salah satu bentuk simpanan yang diperlukan oleh masyarakat untuk menyimpan uangnya, karena merupakan jenis simpanan yang dapat dibuka dengan persyaratan yang sangat mudah dan sederhana.

      Akuntansi Bank Merupakan pencatatan untuk semua transaksi yang terkait dengan kegiatan perbankan termasuk tabungan yang meliputi pencatatan setoran, penarikan, dan pemindahbukuan. Untuk mengetahui bagaimana pencatatan transaksi tabungan pada bank maka saya menyajikan penjelasan serta contoh yang dapat di akses pada link dibawah ini :

https://drive.google.com/file/d/1L92TRrTXdm28cV-pWK3vDI1_iFafg4hi/view?usp=sharing

Komentar

  1. Sangat membantu saya min
    Sukses selalu ya min

    BalasHapus
  2. Wahh, sangat bermaanfaat
    Semangat terus

    BalasHapus
  3. Wahh, sangat bermaanfaat
    Semangat terus

    BalasHapus
  4. Sangat membantu sekali infonya kak

    BalasHapus
  5. penjelasannya sangat detail kak, semangat kakak:)

    BalasHapus
  6. infonya bermanfaat kakkk(: makasiii

    BalasHapus
  7. Makasih kak, Makin nambah pengetahuan nya

    BalasHapus
  8. Thanks dk. Lumayan bisa memahami pencatatan penghimpunan dana oleh bank nya. Baru tau juga giro itu dalam bank seperti apa wkwk

    BalasHapus
  9. Bisa jdi referensi belajar soal bank
    Mksh kk anita

    BalasHapus
  10. Sangat bagus dan menambah wawasan 👌

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS AKUNTANSI JASA BANK (SAFE DEPOSIT BOX)

          Jasa-jasa bank merupakan kegiatan perbankan yang dilakukan oleh suatu bank untuk memperlancar kegiatan menghimpun dana dan menyalurkan dana. Semakin lengkap jasa bank yang diberikan maka akan semakin baik dengan demikian akan menarik nasabah. Hal tersebut akan membuat nasabah merasa puas melakukan kegiatan keuangan di bank itu. Bank melaksanakan jasa  tidak hanya untuk menarik perhatian nasabah semata-mata, namun juga untuk mencari keuntungan yang disebut dengan fee based. Jasa-jasa perbankan antara lain: 1) Trasfrer 2) Inkaso 3) Letter Of Credit 4) Safe Deposit Box 5) Payment Point 6) Cek Perjalanan 7) Kliring, dan lain sebagainya.   Paragraf 20 PSAK 23 menyatakan bahwa “Jika hasil transaksi yang terkait dengan penjualan jasa dapat diestimasi secara andal, maka pendapatan sehubungan dengan transaksi tersebut diakui dengan mengacu pada tingkat penyelesaian dari transaksi pada akhir periode pelaporan. Hasil transaksi dapat...

AKUNTANSI PERBANKAN

NAMA : ANITA MARSAULINA SINURAT KELAS : BK-5A Analisa laporan keuangan dari segi karakteristik kualitatif, saya mengambil Laporan keuangan dari Bank BRI periode tahunan per 31 Desember 2018. 1.   Relevansi Informasi Akuntansi Yakni metode pengukuran dan pelaporan akuntansi keuangan yang bisa membantu para pemakai untuk pengambilan berbagai keputusan melalui penggunaan data akuntansi keuangan.Dalam mempertimbangkan relevansi dari informasi yang bertujuan umum (general purpose information), perhatian difokuskan pada kebutuhan umum pemakai dan BUKAN pada kebutuhan khusus pihak-pihak tertentu. Laporan keuangan pada tanggal dan untuk   tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal   31 Desember 2018 disusun dan disajikan   sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan   di Indonesia, yang mencakup pernyataan dan   interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan   Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan   Indonesia (DSAK-IAI) dan peraturan   Bapepam-LK ...